Temu Remaja Bogor, Bangun Kemandirian Saat Pandemi

Bogor (11/4). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bogor Selatan, melalui  Pimpinan Cabang (PC) LDII Desa Cipayung dan PC LDII Parung mengadakan Ruang Temu Remaja dengan tema ‘Membangun Remaja Mandiri di Masa Pandemi’ pada Minggu (11/04) kemarin.

Acara ini dihadiri dengan kuota terbatas, sekitar 30 peserta terdiri dari 15 orang dari PC LDII Cipayung dan 15 orang lagi dari PC LDII Parung, bertempat di Villa 354, Cipayung, Bogor. 

Materi kemandirian ini diisi oleh Adianto selaku franchise owner dari Bebek H. Slamet yang sudah memiliki banyak cabangnya di Bogor. Ia mengajarkan bagaimana cara berbisnis dan menjadi seorang wirausahawan.

Termasuk dalam materinya Adianto menjelaskan kepada remaja bahwa ketika memiliki sebuah usaha, maka tidak bisa membangunnya dengan sendiri, sehingga setidaknya memiliki satu keahlian dalam suatu bidang yang dimiliki.

“Kalau saya usaha di rumah makan, ada bidang yang namanya operasional, keuangan, HRD, marketing dan produksi. Tapi saya bisanya di bidang masak, tidak mengerti keuangan. Maka saya harus mencari orang yang bisa atau ahli dalam bidang tersebut,” jelas Adianto kepada seluruh remaja saat itu. 

“Jadi, kita harus memiliki keahlian dalam bidang kita sendiri. Kalau kita tidak menguasai satu bidang itu, maka mimpi bukan menjadi impian,” sambungnya.

Selain memotivasi kemandirian yang diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan kerukunan, kekompakan, dan berusaha untuk menjalin keakraban dan saling mengenal di antara para remaja. Selain itu juga memberikan penyegaran dan membantu melancarkan para muda-mudi terutama yang siap menikah.

Kegiatan ini berlangsung sehari dan ditutup dengan nasihat pembekalan H. Supriono selaku pengurus dari DPD LDII Bogor Selatan. 

Dan selama kegiatan berjalan tetap terus memperhatikan protokol kesehatan dengan cek suhu, memakai masker dan selalu cuci tangan untuk menjaga kebersihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.